Raker STAIMI di Cisarua Bogor

IMG_0062Menyusul sertijab Ketua STAI Madinatul Ilmi yang diadakan pada 7 Januari 2016 yang lalu, dalam rangka meningkatkan kinerja seluruh jajaran di lingkungan STAIMI dan penyusunan program kerja untuk tahun akademik 2016-2017, mulai tanggal 2 – 3 Februari 2016 dilaksanakan Raker bertempat di Villa Andip, Cisarua, Bogor. Acara Raker dibuka dengan diawali sambutan dari Ketua Yayasan Madinatul Ilmi Dr Abdurrahman Abdullah, MA. Dalam kesempatan itu beliau menekankan bahwa STAIMI harus menjadi bukan hanya paling diminati di kota Depok tapi juga di Jabodetabek dan Jawa Barat.

Kemudian, dalam sambutan untuk pengantar Raker yang disampaikan oleh Ketua STAIMI Drs Asep Kusnadi, M.Pd, disampaikan bahwa ke depan STAIMI akan segera menambah prodi baru antara lain Program Keuangan Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), dan PAUD. Dengan bertambahnya prodi baru tersebut diproyeksikan STAIMI akan terus berkembang untuk pada akhirnya menjadi universitas pada tahun 2025. Di samping itu, sebagai kekhasan dari STAIMI sebagai perguruan tinggi berasrama, direncanakan akan ditingkatkan menjadi Ma’had Aly (Pesantren Mahasiswa) sehingga nantinya lulusan STAIMI memiliki dua ijazah.
Pada Raker tersebut juga mendapat pembekalan dari dua orang narasumber ahli di bidang pendidikan dari UIN Jakarta. Yaitu, mengenai Arah Pengembangan STAIMI yang disampaikan oleh Yudi Munadhi, M.Ag dan pengenalan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) oleh Bahrissalim, MA.

One Response to Raker STAIMI di Cisarua Bogor

  1. Hasan Mawardi says:

    MI seperti terlahir kembali, target menjadi Universitas pada tahun 2025 seperti disampaikan oleh Ketua STAI MI baru, Bapak Drs. Asep Kusnadi, M.Pd adalah target sama yang pernah disampaikan 20 tahun lalu saat raker pertama para pendiri STAI MI dan para dosen. Menurut Sayyed Novel, STAI MI seharusnya sudah menjadi Universitas pada tahun 2015, namun kondisinya sekarang tidak demikian. yang terjadi sebaliknya, jurusan dan prodi yang pernah ada malah kini hanya tinggal berita.

    karena baru terlahir (bayi)MI itu seperti tunas yang baru nongol, untuk samapai pada potensi sejatinya menjadi sebuah pohon yang besar, rindang dan banyak memberikan buah,jutaan rintangan siap menghadang.

    MI perlu dijaga dan diberi pupuk hingga tumbuh besar menjadi syajarah thayyibah yang ashluha tsabit (akarnya kuat menacap ek bumi) dan far`uha fissamaa (cabangnya menjulang ke langit).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *