Monthly Archives: September 2017

Pertemuan Pimpinan PT Se-Indonesia

staimiPada 25-26 September 2017 yang lalu, bertempat di Nusa Dua Convention Center, Bali, telah diadakan acara Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia, yang dihadiri oleh tiga ribu empat ratus perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia. Pertemuan dengan tema “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme”, juga dihadiri oleh ketua STAI Madinatul Ilmi  Depok (STAIMI), Drs Asep Kusnadi, M.Pd.

Sesuai dengan tema tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan para pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia, meminta kepada seluruh elemen bangsa agar tidak menyebarkan radikalisme di kampus-kampus atau perguruan tinggi di Indonesia. Presiden mengingatkan bahwa perguruan tinggi adalah sumber pengetahuan dan pencerahan. Oleh karena itu, akan sangat berbahaya kalau perguruan tinggi dimanfaatkan oleh segelintir pihak sebagai medan infiltrasi ideologi.

Tujuan dari acara itu adalah sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi di antara pimpinan perguruan tinggi Indonesia untuk membahas permasalahan kebangsaan, khususnya terkait ancaman radikalisme, intoleransi dan gerakan-gerakan yang hendak merubah Pancasila, merusak kebhinekaan, serta mengancam keutuhan NKRI. Di samping itu, juga dalam rangka mendorong sinergi antara pimpinan perguruan tinggi Indonesia untuk secara bersama merumuskan sikap, solusi, langkah dan rekomendasi strategis terkait permasalahan kebangsaan tersebut.

Kuliah Umum Semester Ganjil 2017/2018

kuliah umumDalam rangka memulai masa perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2017/2018, STAI Madinatul Ilmi (STAIMI) Depok pada Sabtu, 23 September 2017, mengadakan Kuliah Umum yang disampaikan oleh Bapak H Zulfan Lindan (anggota komisi VI DPR RI) dengan tema: “Integrasi Pendidikan Islam dalam Konteks Kebhinekaan.”

Pada acara yang dibuka secara resmi oleh ketua STAIMI, Drs Asep Kusnadi, M.Pd, yang diikuti oleh mahasiswa baik program boarding maupun reguler itu, beliau menyoroti beberapa hal penting yang menjadi problem dari dunia pendidikan di Indonesia sekarang ini. Di antaranya, adanya pengaruh kepentingan politik yang masuk ke dunia pendidikan sehingga mengacaukan arah pendidikan nasional kita. Menurut Zulfan Lindan seharusnya misi dan kepentingan partai politik tidak boleh di bawah masuk ke arena pendidikan di sekolah. Sebab hal seperti itu seperti terbukti sekarang ini telah dimanpaatkan untuk tujuan politik dan ideologi tertentu, sehingga munculnya radikalisme di sekolah-sekolah, yang sudah tentu bertentangan dengan misi pendidikan di negara kita.

Pada bagian lain, beliau menegaskan bahwa sistem pendidikan di sekolah-sekolah perlu menanamkan kembali character building, yakni pembangunan karakter seperti yang dulu pernah digagas oleh Bung Karno. Dengan membangun karakter itu maka melalui lembaga pendidikan akan menghasilkan masyarakat yang berbudaya dan disiplin. Sejalan dengan itu, ia berpesan kepada mahasiswa STAIMI agar memiliki semangat dan rasa percaya diri yang tinggi dan menguasai berbagai keahlian sebagai bekal dalam menghadapi kompetisi di dalam masyarakat nantinya.

Peringatan Muharram 1439 H

Peringatan MuharramSTAI Madinatul Ilmi bertepatan dengan masuknya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 H, pada malam Jum’at 21 September 2017 mulai mengadakan acara peringatan untuk mengenang tragedi besar dalam sejarah Islam, yang berpuncak dengan syahadahnya Sayyidina Husein bin Ali bin Abi Thalib pada 10 Muharram tahun 61 Hijriah di Karbala, Irak.

Pada kesempatan tersebut, acara diisi dengan tawshiyah oleh Ustadz Abdurrahman Baragbah, mengenai mengapa perlunya kita mengadakan peringatan atas peristiwa duka yang telah menimpa cucu tercinta Rasulullah Saw beserta para keluarga dan pengikutnya itu. Beliau antara lain menyampaikan bahwa peringatan seperti itu bahkan sudah dicontohkan oleh Rasulullah Saw sendiri, yang jauh-jauh hari telah mengabarkan bahwa cucunya itu kelak akan dibunuh secara zalim oleh umatnya sendiri. Dan, salah satu hikmah dari peringatan itu adalah untuk meneladani perjuangan dari al-Husein yang rela mengorbankan dirinya dalam rangka menegakkan kebenaran.

Acara yang diselenggarakan oleh BEM STAIMI tersebut direncanakan akan berlangsung sampai dengan malam 10 Muharram 1439 H, yang diikuti oleh seluruh mahasiswa program boarding dan para pimpinan STAI Madinatul Ilmi.