Launching Prodi Perbankan Syariah

perbankan syariahSTAI Madinatul Ilmi (STAIMI) Depok pada Kamis, 22 Maret 2018, secara resmi telah mengadakan acara launching Prodi Perbankan Syariah, yang menandai dimulainya penerimaan mahasiswa baru untuk program studi tersebut. Pada kesempatan tersebut, Ketua STAIMI Drs Asep Kusnadi, M.Pd, menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan bertambahnya prodi baru itu merupakan langkah untuk segera mewujudkan STAIMI menjadi institut.

Pada acara launching Prodi Perbankan Syariah itu sekaligus diisi dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Rektor IKOPIN, Dr Burhanuddin Abdullah, Ir, MA, yang menyampaikan kuliah dengan tema: “Prospek Keuangan Syariah dan Tantangan ke Depan”. Dalam kuliah umum tersebut Dr Burhanuddin Abdullah memaparkan keadaan ekonomi Indonesia saat ini masih tertinggal jauh dibanding negara-negara lain seperti Jepang, China, dan Singapura. Untuk mengatasi hal itu ia menekankan bahwa kita semua harus bekerja keras untuk lebih meningkatkan produktivitas agar bisa mengurangi kesenjangan dalam ekonomi kita, yang pada saat ini tingkat pertumbuhannya baru mencapai 5%.

Berkaitan dengan perkembangan bank syariah di Indonesia sekarang ini, ia menyatakan masih perlu dukungan yang lebih kuat dari pemerintah. Karena saat nilai asset perbankan syariah baru sekitar 5% dari keseluruhan asset perbankan nasional. Dengan jumlah kantor pelayanan bank syariah lebih dari 3000 kantor, dan sumber daya insani (SDI) industri keuangan syariah sudah lebih dari 50 ribu orang. Dengan melihat kondisi tersebut industri perbankan syariah tentu masih perlu dikembangkan lebih besar lagi baik dari sisi assetnya maupun SDI yang dibekali dengan keahlian di bidang teknologi informasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *